Mahasiswa kedokteran Hindu bertanya kepada dr. Zakir Naik tentang mengapa Muslim membolehkan membunuh hewan

Dalam satu acara tanya jawab, seorang pemuda hindu mahasiswa kedokteran bertanya kepada dr. Zakir Naik tentang penyembelihan hewan. Pertanyaan pemuda tersebut kemudian dijawab dengan sangat cerdas oleh dr Zakir naik sambil menyertakan dalil-dalil logik dan dalil al Qu’an. Berikut ini merupakan cuplikan dialog atau diskusi pemuda tersebut dengan dr. Zakir Naik.

Pemuda: dr Naik, Saya mahasiswa kedokteran, Anda berkata bahwa tidak boleh membunuh hewan. Selain untuk kebutuhan, misalnya untuk olahraga dan berburu dan lainnya. Pak..! di zaman sekarang, orang bisa merasa begitu nyaman untuk membunuh binatang. Apakah itu tidak salah? Hanya untuk memberi rasa kepuasan di lidah?

Dr Zakir Naik : saudara menanyakan sebuah pertanyaan yang bagus dan berhubungan dengan topik. Dia berkata bahwa saya bilang janganlah membunuh binatang selain untuk kebutuhan makan, lalu kenapa banyak muslim yang membunuh binatang? Kita bisa hidup sehat dengan tanpa memakan daging hewan, begitu yang Dia pelajari, lalu mengapa banyak muslim yang masih membunuh binatang? Dzakir-naik-vegetarianr Zakir Naik melanjutkan jawabannya: Saudara, Poin pertama, seorang muslim bisa menjadi muslim yang baik meskipun dia seorang vegetarian murni. Tidak ada ayat di dalam al Qur’an dan hadis yang menyatakan larangan untuk memakan daging binatang. Anda bisa menjadi muslim yang baik dan juga vegetarian, namun Allah swt mengatakan dalam al Qur’an Surat al Maidah ayat 1 : “kamu bisa makan semua binatang yang halal bagimu”.

Meskipun ada pengecualian, Allah swt berkata dalam surat an Nahal ayat 5 bahwa Tuhan telah menciptakan daging binatang untukmu, untuk dimakan dagingnya. Jadi kamu dapat memakan dagingnya. Allah swt juga mengatakan dalam surat al Mukminun ayat 21 bahwa telah diciptakan hewan ternak untukmu, dan dalam tubuh mereka terdapat susu untuk kamu minum.

Dr. Zakir melanjutkan : Ketika kamu memakan daging sesuai aturan dan ketika sang pencipta membolehkan kamu untuk memakannya, mengapa kamu tidak memakannya?

Sekarang berdasarkan argumen Anda dalam gizi, kamu kan mahasiswa kedokteran, saya seorang dokter dan saya sudah lulus kedokteran, mungkin kamu belum mempelajarinya. Ada beberapa asam amino yang tidak diproduksi secara alami di tubuh kita. Asam amino itu disebut dengan asam amino esensial. Ada delapan asam amino dan asam ini hanya didapatkan dari luar tubuh kita. Jadi asam amino itu hanya akan didapat jika kamu memakan sesuatu. Tidak ada satupun sayuran yang mengandung kedelapan jenis asam amino tersebut. Satu-satunya makanan yang memberikanmu asam amino esensial yang lengkap adalah daging, ikan dan makanan daging-dagingan. Daging-dagingan itu kaya protein, vitamin dan zat besi. Itu makanan sehat.

Namun jika kamu ingin hidup sehat tanpa makan daging, bisa saja. Dengan pola makan seimbangan dan pengecekan kesehatan. Itu bisa saja dan saya tidak bilang itu tidak bisa. Lalu kenapa menjauhi makanan yang sehat bagimu? Orang bilang bahwa itu menyakiti binatang, nanti akan saya bahas. Kata dr zakir naik.

Lebih lanjut dr. Zakir menjelaskan jawabannya dengan mengajak melihat bentuk struktur gigi dari binatang dan manusia dengan mengatakan:

Sekarang, kalau kamu menganalisa bentuk gigi hewan herbivora seperti sapi, kambing dan domba, kamu akan lihat bentuk giginya rata. Mereka ini makan tumbuhan. Mereka ini tidak akan pernah makan daging. Sekali lagi tidak akan pernah. Jika kamu analisa bentuk gigi hewan karnivora seperti harimau, singa, macan, maka gigi mereka ada taring. Gig mereka tajam dan mereka hanya makan daging. Tidak akan makan rumput.

Jika kamu analisa gigi manusia, jika kita lihat kaca kita akan lihat bahwa Tuhan kita menciptakan gigi yang tajam dan juga gigi yang rata. Jika Tuhan yang Maha Penguasa. Jika Tuhan hanya ingin kita makan sayuran, mengapa Dia memberikan kita gigi taring? Kamu seorang mahasiswa kedokteran, kamu tahu bahwa itu gunanya untuk makan daging. Artinya, Tuhan ingin kita makan daging.

Juga dari segi pencernaan. Hewan yang memakan tumbuhan seperti kambing, domba, kerbau, perut mereka tidak bisa digunakan untuk mencerna daging. Mereka hanya bisa mencerna tumbuhan.  Begitu juga dengan hewan karnivora. Sistem pencernaan mereka hanya bisa mencerna daging. Mereka tidak bisa mencerna tumbuhan.

Namun lain dengan sistem pencernaan kita sebagai manusia. Kamu mahasiswa kedokteran tentu tahu, bahwa kita bisa menceran tumbuhan dan daging. Jika Tuhan hanya mengkehendaki kita hanya makan tumbuhan, kenapa Dia menciptakan pencernaan kita bisa menceran tumbuhan dan daging? Secara naturalnya begitu.

Sekarang kembali ke pertanyaan Anda (dokter Naik melanjutkan). Ada salah persepsi antara orang Hindu bahwa kitab Hindu mengatakan tidak boleh memakan selain tumbuhan. Kalau kamu baca kitab Hindu Manusmriti ayat 30 – 31 berkat “ Jika kamu makan daging binatang yang memang ditakdirkan untuk dimakan, maka kamu tidak berdosa. Karena Tuhan menciptakan hewan untuk memakan dan untuk dimakan.

Dalam Manusmriti 5 ayat 31 dikatakan :  jika kamu mengkurbankan seekor hewan, kamu tidak berdosa. Pada ayat ke 39 – 40 juga dikatakan : Ada 13 jenis hewan yang diciptakan untuk dikorbankan. Dan jika kamu mengkurbankan hewan itu, kamu tidaklah membunuh. Pada ayat 41-42 juga dikatkan : Bahwa Brahmin yang mempunyai pengetahuan mengkorbankan seekor binatang, binatang dan Brahmin itu akan masuk surga.

Dalam Rigveda buku 10 Hymne 27 mantra 2 dikatakan : Seseorang berkata, aku akan pergi berperang. Ketika aku kembali, siapkan untukku daging banteng. Dalam Rigveda buku 10 Hymne 28 mantra 4 juga dikatakan: Indra menyuruh orang menyiapkan daging banteng untuknya. Jadi hewan boleh dimakan. Jika kamu baca Mahabarata di Anushasanvarv ayat 88, jika kamu baca, dan juga disinggung dalam manusmriti 3 ayat  266 – 277 dikatakan bahwa : Yudistira bertanya kepada Bisma, apa yang harus kita korbankan agar saudara kita tidak dikorbankan? Dan Bisma berkata : jika kamu mengorbankan tumbuh – tumbuhan, saudara kita akan ditahan selama 1 bulan, jika kamu korbankan ikan, maka akan ditahan selama dua bulan, jika kamu korbankan daging akan ditahan selama tiga bulan, dan jika kamu korbankan kelinci akan ditahan selama empat bulan. Daging kambing untuk 5 bulan, daging babi untuk 6 bulan, daging rusa untuk 7  bulan. Daging burung untuk 8 bulan, dan menu itu terus berlanjut. Dalam kitab Hindu daging kerbau untuk 11 bulan dan daging sapi untuk 12 bulan. Jadi dalam kitab hindu sendiri membolehkan makan daging termasuk daging sapi.

Lebih lanjut dr. Zakir mengatakan : saya tidak mengatakan ini, semua referensinya ada, anda bisa cek dan itu benar. Sekarang penjelasan logis. Mengapa manusia harus menyakiti hewan? Kan kita bisa hidup tanpa makan hewan. Ada yang berpendapat membunuh hewan itu sebuah dosa. Membunuh tumbuhan tidak berdosa karena tumbuhan tidak punya hidup. Sebenarnya ajaran Hindu telah terpengaruh oleh filosof yang mengatkan bahwa makan tumbuhan itu tidak berdosa karena tumbuhan itu tidak punya kehidupan. Namun hari ini kita tahu bahwa tumbuhan juga punya kehidupan. Jadi sekarang pertanyaan logis. Ya saudara Zakir, tumbuhan itu punya hidup tapi dia tidak merasakan sakit. Jadi mereka bilang membunuh tumbuhan tidak berdosa. Namun ilmu pengetahuan menemukan bahwa, bahkan tumbuhan merasakan sakit juga. Tumbuhan itu juga punya perasaan. Mereka bahkan bisa menangis dan juga bisa merasakan bahagia. Mereka juga bisa sedih. Namun tangisan tumbuhan tidak bisa didengar oleh manusia. Karena kita hanya bisa mendengar radiasi suara dari 20 hz sampai 20 Khz. Di bawah dan di atas itu kita tidak bisa dengar. Benda dengan anjing yang bisa dengar hingga 40 khz. Frekuensi tersebut hanya bisa di dengar oleh anjing. Manusia tidak bisa.

Jadi tanaman itu juga menangis, tetapi kita tidak mendengarnya. Jadi jika mereka tidak terdengar kita bisa menyiksanya? Kan anda yang mengatakan bahwa kita menyiksa, anda juga yang mengatakan pendapat itu. Ooo dr. Zakir Naik, tanaman kan hanya punya 2 atau 3 indra sementara hewan punya 5 indra. Jadi membunuh tanaman menjadi lebih tidak berdosa. Saya bilang, ok saudara, saya setuju dengan pendapatmu hewan punya 5 indra sedangkan tumbuhan hanya 3 indra. Tapi cobalah bayangkan kamu punya saudara, dia terlahir tuli dan bisu, dia kekurangan dua indra, tidak bisa bicara dan mendengar, dan ketika dia dibunuh bisakah Anda mengatakan pada pengadilan, pembunuh itu tidak bersalah, karena saudara saya itu hanya punya dua indra?

Kamu..kamu mengatakan bahwa, lebih bersalah jika seseorang membunuh orang yang punya 5 indra. Logika Islam tidak berjalan seperti itu. Allah swt telah berkata dalam al Qur’an surat al Baqarah ayat 168: makanlah apa yang baik bagimu dan tinggalkanlah apa yang buruk bagimu.

Kalau kamu analisa , siklus hidup hewan ternak sangatlah singkat. Jika kamu tidak memakan daging, maka kita akan punya masalah dimana populasi hewan ternak berkembang sangat cepat. Kambing dan sapi bereproduksi sangat cepat. Dan jika seorang India tidak ingin makan daging, saya sama sekali tidak jadi masalah. Kalau kamu tidak mau makan daging tidak jadi masalah. Saya sendiri senang sekali. Sebab jika semua orang India makan daging, maka harga daging akan sangat mahal sekali.

Demikian jawaban cerdas yang telah dikemukakan oleh dr. Zakir naik, untuk membantah paham orang – orang yang tidak membolehkan manusia untuk memakan daging hewan.

Print Friendly, PDF & Email
Hari

Written by 

admin "Ilmu Itu Tak Ada Yang Tak Bermanfaat"

2 Replies to “Mahasiswa kedokteran Hindu bertanya kepada dr. Zakir Naik tentang mengapa Muslim membolehkan membunuh hewan”

  1. Tapi mengapa kita harus makan daging sapi yang telah nengorbakan jasanya
    Yg tlh memberi kita susu dari bayi sebagai penggantinya asi

  2. kalau orang arab banyak minum susu kambing atau onta berarti mereka juga gak boleh makan dagingnya, bagaimana pula kalau yang minum daging domba dan lainnya? kalau kita makan telor juga bagaimana dengan ayamnya?

Leave a Reply

Your email address will not be published.